Translate

Cara menyemaikan atau menanam Kiwi

Pohon Kiwi


Cara menanam atau menyemaikan Kiwi, yaitu:

Biji buah kiwi di
rendam di air hangat
kemudian ditiriskan dan
dikeringkan dengan tisu.
Biji buah kiwi dalam tisu
disimpan di tempat
gelap selama 1 malam
untuk merangsang
tumbuhnya kecambah.
Biji-biji kemudian di
semai di tanah humus
dan sebar biji secara
merata. Simpan
semaian biji kiwi di
naungan supaya tidak
kena matahari langsung.
Tunggu selama 3 hari
dan perhatikan
kecambah-kecambah
biji kiwi akan tumbuh
dengan baik.

Setelah seminggu-10
hari atau setelah
muncul daun 2 lembar,
semaian biji kiwi sudah
bisa dipindahkan di pot-
pot kecil.
Selamat mencoba
menyemaikan biji kiwi,
semoga saja nanti
dapat tumbuh dengan
baik dan dapat berbuah
di Indonesia.

Maaf, jika ada yang salah.

Informasi Fisika mengenai Hukum I Termodinamika

Setelah sebelumnya telah dijelaskan tentang "Termodinamika" bagian Energi dalam, kali ini kita menuju ke bagian:


  • Hukum I
    Termodinamika


  • Jika kalor diberikan
    kepada sistem, volume
    dan suhu sistem akan
    bertambah (sistem
    akan terlihat
    mengembang dan
    bertambah panas).
    Sebaliknya, jika kalor
    diambil dari sistem,
    volume dan suhu
    sistem akan berkurang
    (sistem tampak
    mengerut dan terasa
    lebih dingin). Prinsip ini
    merupakan hukum alam
    yang penting dan salah
    satu bentuk dari hukum
    kekekalan energi.
    Gambar
    Sistem yang mengalami
    perubahan volume akan
    melakukan usaha dan
    sistem yang mengalami
    perubahan suhu akan
    mengalami perubahan
    energi dalam. Jadi, kalor
    yang diberikan kepada
    sistem akan
    menyebabkan sistem
    melakukan usaha dan
    mengalami perubahan
    energi dalam. Prinsip ini
    dikenal sebagai hukum
    kekekalan energi dalam
    termodinamika atau
    disebut hukum I
    termodinamika. Secara
    matematis, hukum I
    termodinamika
    dituliskan sebagai

    Q = W + ∆U

    Dimana Q adalah kalor,
    W adalah usaha, dan ∆U
    adalah perubahan energi
    dalam. Secara
    sederhana, hukum I
    termodinamika dapat
    dinyatakan sebagai
    berikut.
    Jika suatu benda
    (misalnya krupuk)
    dipanaskan (atau
    digoreng) yang berarti
    diberi kalor Q, benda
    (krupuk) akan
    mengembang atau
    bertambah volumenya
    yang berarti melakukan
    usaha W dan benda
    (krupuk) akan
    bertambah panas yang berarti
    mengalami perubahan
    energi dalam ∆U.

    Informasi Fisika mengenai Termodinamika bagian Energi dalam

    Sebelumnya telah di jelaskan tentang Termodinamika pada bagian pengertian dan usaha luar, mari kita ulas lagi tentang termodinamika pada bagian ini.


  • Energi Dalam

  • Suatu gas yang berada
    dalam suhu tertentu
    dikatakan memiliki
    energi dalam. Energi
    dalam gas berkaitan
    dengan suhu gas
    tersebut dan
    merupakan sifat
    mikroskopik gas
    tersebut. Meskipun gas
    tidak melakukan atau
    menerima usaha, gas
    tersebut dapat memiliki
    energi yang tidak
    tampak tetapi
    terkandung dalam gas
    tersebut yang hanya
    dapat ditinjau secara
    mikroskopik.
    Berdasarkan teori
    kinetik gas, gas terdiri
    atas partikel-partikel
    yang berada dalam
    keadaan gerak yang
    acak. Gerakan partikel ini
    disebabkan energi
    kinetik rata-rata dari
    seluruh partikel yang
    bergerak. Energi kinetik
    ini berkaitan dengan
    suhu mutlak gas. Jadi,
    energi dalam dapat
    ditinjau sebagai jumlah
    keseluruhan energi
    kinetik dan potensial
    yang terkandung dan
    dimiliki oleh partikel-
    partikel di dalam gas
    tersebut dalam skala
    mikroskopik. Dan, energi
    dalam gas sebanding
    dengan suhu mutlak
    gas. Oleh karena itu,
    perubahan suhu gas
    akan menyebabkan
    perubahan energi dalam
    gas. Secara matematis,
    perubahan energi dalam
    gas dinyatakan sebagai:

    untuk gas monoatomik


    Rumus fisika untuk gas monoatomik

    untuk gas diatomik

    Rumus fisika untuk gas diatomik
    Dimana ∆U adalah
    perubahan energi dalam
    gas, n adalah jumlah
    mol gas, R adalah
    konstanta umum gas (R
    = 8,31 J mol−1 K−1, dan
    ∆T adalah perubahan
    suhu gas (dalam kelvin).

    Informasi Fisika mengenai materi Termodinamika bagian pengertian dan usaha luar

    Termodinamika adalah
    kajian tentang kalor
    (panas) yang berpindah.
    Dalam termodinamika
    kamu akan banyak
    membahas tentang
    sistem dan lingkungan.
    Kumpulan benda-benda
    yang sedang ditinjau
    disebut sistem,
    sedangkan semua yang
    berada di sekeliling (di
    luar) sistem disebut
    lingkungan.



  • Usaha Luar

  • Usaha luar dilakukan
    oleh sistem, jika kalor
    ditambahkan
    (dipanaskan) atau kalor
    dikurangi (didinginkan)
    terhadap sistem. Jika
    kalor diterapkan kepada
    gas yang menyebabkan
    perubahan volume gas,
    usaha luar akan
    dilakukan oleh gas
    tersebut. Usaha yang
    dilakukan oleh gas
    ketika volume berubah
    dari volume awal V 1
    menjadi volume akhir
    V 2 pada tekanan p
    konstan dinyatakan
    sebagai hasil kali
    tekanan dengan
    perubahan volumenya.


    W = p∆V= p(V2 – V1)


    Secara umum, usaha
    dapat dinyatakan
    sebagai integral
    tekanan terhadap
    perubahan volume yang
    ditulis sebagai


    Usaha
dapat dinyatakan
sebagai integral
tekanan terhadap
perubahan volume
    Tekanan
    dan volume dapat diplot
    dalam grafik p – V. jika
    perubahan tekanan dan
    volume gas dinyatakan
    dalam bentuk grafik p –
    V, usaha yang dilakukan
    gas merupakan luas
    daerah di bawah grafik
    p – V. hal ini sesuai
    dengan operasi integral
    yang ekuivalen dengan
    luas daerah di bawah
    grafik.

    Tentang Termodinamika
    Gas dikatakan
    melakukan usaha
    apabila volume gas
    bertambah besar (atau
    mengembang) dan V 2 >
    V1. sebaliknya, gas
    dikatakan menerima
    usaha (atau usaha
    dilakukan terhadap gas)
    apabila volume gas
    mengecil atau V 2 < V1 dan usaha gas bernilai negatif.

    Arti dan makna logo Kota Banjar, Jawa Barat

    Logo Kota Banjar
    Inilah arti dan makna Kota Banjar:

    Ukuran Standar
    Tameng / Perisai
    Lebar 5,33 Cm
    Tinggi 7 Cm
    Tulisan Melengkung
    Lebar 7 Cm
    Tinggi 0,23 Cm

    (1) Lambang Daerah berbentuk Tameng/Perisai, dengan warna dasar biru muda yang di dalamnya terdapat gambar, warna dan bentuk serta dibagian atas terdapat tulisan “ KOTA BANJAR ” dan di bagian bawah terdapat tulisan “ SOMAHNA BAGJA DI BUANA” DENGAN WARNA HURUF PUTIH ;
    (2) Lambang Daerah Kota Banjar terdiri dari 2 (dua) bagian dengan perincian sebagai berikut :
    a. BAGIAN DEPAN ATAU ISI DARI ATAS KE BAWAH TERDIRI DARI :

    1. Gambar Bintang
    - Diambil dari Pancasila, sila pertama yang berbunyi “Ke Tuhanan Yang Maha Esa” simbol ini dipakai berdasarkan cita-cita masyarakat Banjar yang berkeinginan agar Kota Banjar menjadi kota religius.
    - Bintang juga merupakan simbol dari semua agama dan memiliki arti kewenangan atau kesuksesan.
    2. Tulisan Kota Banjar
    Menunjukan sebutan bagi Kota dan Pemerintahan Kota Banjar.
    3. Benteng Kembar
    - Melambangkan Pertahanan sekaligus pintu gerbang Kota Banjar.
    - Tonjolannya masing-masing ada 5 (lima ) melambangkan lima Dasar Pokok Negara “PANCASILA”
    1. Ke Tuhanan Yang Maha Esa
    2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
    3. Persatuan Indonesia
    4. Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuryawaratan/Perwakilan.
    5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
    - Bagian pilar yang pendek berjumlah 4 (empat), pilar yang panjang (menonjol) berjumlah 5 (lima), bermakna tahun 45 Kemerdekaan Republik Indonesia.
    - Masing-masing terdiri dari 9 (sembilan) pilar merupakan angka tunggal tertinggi/terbesar yang mengandung simbol keberuntungan dan kesuksesan.
    - Angka sembilan merupakan simbol sembilan tokoh agama yang sangat termashur yang menjadi panutan umat yang terkenal dengan isitilah “Wali Songo”.
    - Kembar kiri-kanan bermakna keseimbangan hidup phisik dan pshikis.
    4. Kujang
    - Merupakan senjata Tradisional Tatar Sunda.
    - Jika perlu dapat dipergunakan sebagai alat penjaga diri. 5 (lima) lubang melambangkan Lima Dasar Pokok Negara “Pancasila”.
    5. Dua Gunung
    - Melambangkan Gunung Babakan dan Gunung Sangkur.
    - Kota Banjar memiliki 2 (dua) Gunung yaitu Gunung Babakan dan Gunung Sangkur yang merupakan simbol kekuatan masyarakat Kota Banjar dari segala guncangan dan gangguan serta teguh pada pendirian untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.
    6. Sawah dan Ladang
    - Merupakan simbol kemekmuran dan kesuburan Kota Banjar, sebagai dampak positif dari kehidupan masyarakat yang rajin, dinamis, optimis dan tidak kenal menyerah.
    - Jumlah 21 (dua puluh satu) menyatakan hari ke-21 (dua puluh satu) dari bulan berdirinya Kota Banjar.
    7. Sungai dan Irigasi
    - Kota Banjar memiliki Sungai Citanduy sebagai sumber air yang sangat besar.
    - Irigasi sebagai sumber sarana penunjang kesuburan yang berdampak pada kemakmuran
    8. Jembatan, Dam/Bendungan
    - Dilambangkan dengan 2 (dua) bentuk gambar yang menyatakan bulan ke-2 (dua) dari tahun berdirinya Kota Banjar.
    - Jembatan sebagai penunjang/sarana untuk kelancaran transportasi.
    - Dam/Bendungan sebagai sarana untuk kelancaran irigasi.
    9. Roda Bersayap
    - Melambangkan Kota Transit yang harus berkembang seimbang terutama di sektor perekonomian yang meliputi perdangan dan transportasi.
    - Jari-jari berwarna merah berjumlah 22 (dua puluh dua) melambangkan 22 (dua puluh dua desa).
    - Sayap berjumlah 4 (empat) kecamatan.
    10. Padi Kapas
    - Melambangkan sandang pangan sebagai kebutuhan Pokok serta sebagai simbol subur makmur.
    - Jumlah padi 17 (tujuh belas) menyatakan hari ke-17 (tujuh belas) dari bulan Proklamasi. - Jumlah kapas 8 (delapan) menyatakan bulan ke-8 (delapan) dari tahun Proklamasi.
    11. Tulisan/Motto “SOMAHNA BAGJA DI BUANA”
    - Kalimat “ SOMAHNA BAGJA DI BUANA ” mengandung makna yang sangat dalam sebagai tujuan dan harapan yang ingin dicapai masyarakat Kota Banjar.
    - Hurufnya berjumlah 19 (sembilan belas) digabung dengan pilar berjumlah 4 (empat) dan 5 (lima) bermakna tahun 1945 yaitu Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
    - Kata-katanya diambil dari Bahasa sunda yang berarti sebagai berikut :
    - Somah berarti rakyat, masyarakat, Somahna berarti rakyatnya, masyarakatnya.
    - Bagja berarti sugema, berarti bahagia lahir bathin.
    - Di Buana berarti di dunia (di Kota Banjar).
    - SOMAHNA BAGJA DI BUANA , makna yang sebenarnya ‘ masyarakat Kota Banjar bahagia lahir bathin ”, makna yang lebih dalam adalah “ Masyarakat Banjar Harus Menjadi Tuan Di Kotanya Sendiri ”.
    b. BAGIAN DASAR ATAU BINGKAI/WADAH
    Bentuk dasar diambil dari bentuk tameng/perisai yang sudah distilasi (penyederhanaan bentuk).
    Tameng adalah suatu alat untuk melindungi seseorang dari serangan musuh yang sudah dibuktikan keampuhannya terutama zaman dahulu saat dipakai oleh laskar-laskar kerajaan.
    Begitu juga pada logo ini tameng dimaksudkan sebagai bingkai atau wadah untuk melestarikan atau melindungi simbol-simbol kehidupan masyarakat Kota Banjar.

    Warna dalam Lambang Daerah mempunyai arti sebagai berikut :
    1. Warna biru muda sebagai gambaran masyarakat Kota Banjar yang cinta damai, dinamis dan optimis.
    2. Warna kuning mengandung arti keemasan atau kejayaan dan kemenangan aatu kemakmuran.
    3. Warna hijau bermakna subur.
    4. Warna merah dan putih diambil warna Bendera Republik Indonesia sebagai simbol pemersatu antar etnis suku dan agama.
    - Warna merah bermakna keberanian, semangat tidak kenal menyerah.
    - Warna putih bermakna teguh dan kuat.
    5. Warna hitam bermakna teguh dan kuat.


    Informasi, sejarah dan logo klub Manchester City FC

    Logo Klub Manchester City FC


    Manchester City Football Club adalah sebuah klub sepak bola profesional Inggris yang bermain di Liga Premier Inggris. Klub ini adalah klub sekota dengan Manchester United, yang bermarkas di stadion City of Manchester, Manchester.

    Pertandingan pertama dimainkan pada bulan november 1880. Pada waktu itu masih bernama St Mark's (West Gorton). Pada tahun 1887 berubah nama menjadi Ardwick A.F.C, dan pada tahun 1894 menjadi Manchester City F.C.

    The City telah memenangi Kejuaraan Liga sebanyak 2 kali, Piala FA 4 kali, Piala Liga 2 kali, dan Piala Winners Eropa 1 kali. Periode tersukses klub ini terjadi pada era akhir tahun 1960an dan awal 1970an. Pada saat itu City dibawah manager Joe Mercer dengan asisten nya Malcolm Allison dan beberapa pemain seperti Colin Bell, Mike Summerbee dan Francis Lee.






    Tahun 2007 klub di beli oleh milyarder Thailand yang juga mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, sehingga klub ini menjadi salah satu klub Inggris yang dimiliki oleh pihak asing. Kemudian pada tahun 2008 dibeli oleh Abu Dhabi United Group.

    Sejarah
    Manchester City F.C. dibentuk pada tahun 1880 dengan nama St. Marks (West Gordon) oleh Anna Connel dan dua orang anggota gereja St. Marks. Tahun 1887 mereka pindah ke markas yang baru di Hyde Road, Ardwick. Nama klub pun berubah menjadi Ardwick A.F.C. untuk menyesuaikan dengan letaknya yang baru. Ardwick mulai ikut berkompetisi di divisi 2 Football League tahun 1892. Setahun kemudian, musim 1893-1894, masalah financial membelit klub dan setelah diorganisasi ulang akhirnya mereka berganti nama lagi menjadi Manchester City Football Club.




    Logo, sektor pariwisata, dan informasi mengenai Kabupeten Pekalongan,Jawa Tengah

    Logo Kabupaten Pekalongan

    Kabupaten Pekalongan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Kajen. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa dan Kota Pekalongan di utara, Kabupaten Batang di timur, Kabupaten Banjarnegara di selatan, serta Kabupaten Pemalang di barat.

    Pekalongan berada di jalur pantura yang menghubungkan Jakarta-Semarang-Surabaya. Angkutan umum antarkota dilayani oleh bus dan kereta api (di Kota Pekalongan).





    Pariwisata:
    Pekalongan telah lama dikenal sebagai kota batik, dan salah satu pusat produksi batik berada di Kecamatan Buaran dan Wiradesa. Beberapa nama produsen batik yang cukup dikenal diantaranya Batik Humas (singkatan dari Husein Mohammad Assegaff). Sedangkan pabrik sarung (kain palekat) terkenal di Pekalongan antara lain Gajah Duduk dan WadiMoor.

    Di bagian selatan terdapat daerah wisata pegunungan Linggo Asri, terletak 37 km sebelah selatan Kota Pekalongan arah Kajen (dari jalan Jakarta-Semarang pertigaan Wiradesa ke selatan atau dari kota Pekalongan arah Buaran), dimana daerah tersebut terdapat pemandian dan taman bermain seta wisata hutan pinus milik Perum Perhutani dan juga terdapat komunitas masyarakat Hindu di Pekalongan.Disini terdapat peninggalan berupa lingga dan yoni yang terletak sekitar 500 meter dari kompleks pemandian linggo asri.

    Sebenarnya masih banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan di Kabupaten Pekalongan, antara lain, Pantai Sunter Depok, Ekowisata Petungkriyono, Wisata Air, Wisata hutan, Wisata budaya dll. Pekalongan masih menunggu investor yang ingin mengembangkan obyek wisata ini.

    Buat penikmat makanan, Pekalongan menyediakan wisata kuliner berupa Taoto dan nasi megono, Taoto adalah sejenis soto yang dibuat dengan kuah taoco dan dengan daging serta jerohan kerbau. Sedang megono adalah cacahan nangka muda yang dibumbui parutan kelapa dan dikukus yang cocok buat dinikmati saat masih panas.


    Logo, sejarah dan informasi mengenai Kabupeten Semarang, Jawa Tengah

    Kabupaten Semarang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Ungaran. Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Semarang di utara; Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan di timur; Kabupaten Boyolali di timur dan selatan; serta Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Kendal di barat.

    Slogan Kabupaten ini adalah sebagai Bumi Serasi yang merupakan akronim dari "Sehat, Rapi, Aman, Sejahtera, dan Indah".

    Logo Kabupaten Semarang


    Sejarah

    Kabupaten Semarang pertama kali didirikan oleh Raden Kaji Kasepuhan (dikenal sebagai Ki Pandan Arang II) pada tanggal 2 Mei 1547 dan disahkan oleh Sultan Hadiwijaya. Kata "Semarang" konon merupakan pemberian dari Ki Pandan Arang II, ketika dalam perjalanan ia menjumpai deretan pohon asam (Bahasa Jawa: asem) yang berjajar secara jarang (Bahasa Jawa: arang-arang), sehingga tercipta nama Semarang.

    Ketika masa pemerintahan Bupati Raden Mas Soeboyono, pada tahun 1906 Pemerintah Hindia Belanda membentuk Kotapraja (gemente) Semarang, sehingga terdapat dua sistem pemerintahan, yaitu kotapraja yang dipimpin oleh burgenmester, dan kabupaten yang dipimpin oleh bupati.

    Kabupaten Semarang secara definitif ditetapkan berdasarkan UU Nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan kabupaten-kabupaten dala m lingkungan provinsi Jawa Tengah. Pada masa pemerintahan Bupati Iswarto (1969-1979), ibukota Kabupaten Semarang secara de facto dipindahkan ke Ungaran. Sebelumnya pusat pemerintahan berada di daerah Kanjengan (Kota Semarang).

    Pada tahun 1983, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1983 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Semarang ke Kota Ungaran di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Semarang, Ungaran yang sebelumnya berstatus sebagai kota kawedanan ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Semarang, yang sebelumnya berada di wilayah Kotamadya Semarang. Sejak itulah setiap tanggal 20 Desember 1983 ditetapkan sebagai hari jadi Ungaran sebagai ibukota Kabupaten Semarang.

    Pada tahun 2005, kecamatan Ungaran dimekarkan menjadi dua, yakni Ungaran Barat, Semarang dan Ungaran Timur, Semarang.


    Logo, sejarah dan informasi mengenai Kabupeten Purworejo, Jawa Tengah

    Kabupaten Purworejo (Bahasa Jawa: purwareja), adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukota berada di kota Purworejo. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang di utara, Kabupaten Kulon Progo (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di timur), Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Kebumen di sebelah barat.

    Logo kabupaten Purworejo




    Bagian selatan wilayah Kabupaten Purworejo merupakan dataran rendah. Bagian utara berupa pegunungan, bagian dari Pegunungan Serayu. Di perbatasan dengan DIY, membujur Pegunungan Menoreh.

    Purworejo berada di jalur utama lintas selatan Pulau Jawa. Kabupaten ini juga dilintasi jalur kereta api, dengan stasiun terbesarnya di Kutoarjo.

    Sejarah:
    Prasasti Kayu Ara Hiwang ditemukan di Desa Boro Wetan (Kecamatan Banyuurip), jika dikonversikan dengan kalender Masehi adalah tanggal 5 Oktober 901. Ini menunjukkan telah adanya pemukiman sebelum tanggal itu. Bujangga Manik, dalam petualangannya yang diduga dilakukan pada abad ke-15 juga melewati daerah ini dalam perjalanan pulang dari Bali ke Pakuan.

    Pada masa Kesultanan Mataram hingga abad ke-19 wilayah ini lebih dikenal sebagai Bagelen (dibaca /ba·gə·lɛn/). Saat ini Bagelen malah hanya merupakan kecamatan di kabupaten ini.

    Setelah Kadipaten Bagelen diserahkan penguasaannya kepada Hindia-Belanda oleh pihak Kesultanan Yogyakarta (akibat Perang Diponegoro), wilayah ini digabung ke dalam Karesidenan Kedu dan menjadi kabupaten. Belanda membangun pemukiman baru yang diberi nama Purworejo sebagai pusat pemerintahan (sampai sekarang) dengan tata kota rancangan insinyur Belanda, meskipun tetap mengambil unsur-unsur tradisi Jawa. Kota baru ini adalah kota tangsi militer, dan sejumlah tentara Belanda asal Pantai Emas (sekarang Ghana), Afrika Barat, yang dikenal sebagai Belanda Hitam dipusatkan pemukimannya di sini. Sejumlah bangunan tua bergaya indisch masih terawat dan digunakan hingga kini, seperti Masjid Jami' Purworejo (tahun 1834), rumah dinas bupati (tahun 1840), dan bangunan yang sekarang dikenal sebagai Gereja GPIB (tahun 1879).

    Alun-alun Purworejo, seluas 6 hektar, konon adalah yang terluas di Pulau Jawa

    Metode Penjernihan Air dengan cara penyaringan

    1. PENDAHULUAN
    Kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak , mencuci dan sebagiannya harus diperhatikan. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri.
    Cara penjernihan air baik secara alami maupun kimiawi akan diuraikan dalam bab ini. Cara-cara yang disajikan dapat digunakan di desa karena bahan dan alatnya mudah didapat. Bahan-bahannya anatara lain batu, pasir, kerikil, arang tempurung kelapa, arang sekam padi, tanah liat, ijuk, kaporit, kapur, tawas, biji kelor dan lain-lain.


    2. URAIAN SINGKAT
    Cara penjernihan air ini sama dengan cara penyaringan I. Perbedaanya terletak pada penyusunan drum atau bak pengendapan dan bak penyaringan, serta susunan lapisan bahan penyaring.
     

    3. BAHAN
    1. 10 (sepuluh) kg arang
    2. 10 (sepuluh) kg ijuk
    3. pasir beton halus
    4. batu kerikil
    5. 2 (dua) buah kran 1 inci
    6. batu dengan garis tengah 2-3 cm
     

    4. PERALATAN
    1. 1 (satu) buah bak penampungan
    2. 1 (satu) buah drum bekas
     

    5. PEMBUATAN
    1. Sediakan sebuah bak atau kolam dengan kedalaman 1 meter sebagai bak penampungan.
    2. Buat bak penyaringan dari drum bekas. Beri kran pada ketinggian 5 cm dari dasar bak. Isi dengan ijuk, pasir, ijuk tebal, pasir halus, arang tempurung kelapa, baru kerikil, dan batu-batu dengan garis tengah 2-3 cm (lihat Gambar).
    Metode Penjernihan Air
     

    6. PENGGUNAAN
    1. Air sungai atau telaga dialirkan ke dalam bak penampungan, yang sebelumnya pada pintu masuk air diberi kawat kasa untuk menyaring kotoran.
    2. Setelah bak pengendapan penuh air, lubang untuk mengalirkan air dibuka ke bak penyaringan air.
    3. Kemudian kran yang terletak di bawah bak dibuka, selanjutnya beberapa menit kemudian air akan ke luar. Mula-mula air agak keruh, tetapi setelah beberapa waktu berselang air akan jernih. Agar air yang keluar tetap jernih, kran harus dibuka dengan aliran yang kecil.
     

    7. PEMELIHARAAN
    1. Ijuk dicuci bersih kemudian dipanaskan di matahari sampai kering
    2. Pasir halus dicuci dengan air bersih di dalam ember, diaduk sehingga kotoran dapat dikeluarkan, kemudian dijemur sampai kering.
    3. Batu kerikil diperoleh dari sisa ayakan pasir halus, kemudian dicuci bersih dan dijemur sampai kering.
    4. Batu yang dibersihkan sampai bersih betul dari kotoran atau tanah yang melekat, kemudian dijemur.
     

    8. KEUNTUNGAN
    1. Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja misalnya : sungai, rawa, telaga, sawah dan sumur.
    2. Cara ini berguna untuk desa yang jauh dari kota dan tempatnya terpencil.
     

    9. KERUGIAN
    1. Air tidak bisa dialirkan secara teratur, karena air dalam jumlah tertentu harus diendapkan dulu dan disaring melalui bak penyaringan.
    2. Bahan penyaring harus sering diganti.
    3. Air harus dimasak lebih dahulu sebelum diminum