Translate

Jenis-jenis Kelinci yang diternakkan di Indonesia

Ras kelinci memiliki ukuran, warna
dan panjang bulu, pertumbuhan
dan pemanfaatan berbeda-beda
antara satu dan lainnya.Ada lebih
dari 72 jenis yang menyebar dari
segala penjuru dunia. Tapi dari sekian banyak ras, saat ini
beberapa ras termasuk kelinci
ternak yang di kembangkan
secara komersial di negara-
negara Eropa, Amerika, dan
bahkan Indonesia. Ras-
ras kelinci tersebut antara lain sebagai berikut :


  • Angora


  • kelinci

  • Lyon


  • kelinci

  • American Chinchilla


  • kelinci

  • Dutch


  • kelinci

  • English Spot


  • kelinci

  • Himalayan


  • kelinci

  • Flemish Giant


  • kelinci

  • Havana


  • kelinci

  • Lop


  • kelinci

  • Nederland Dwarf


  • kelinci

  • New Zealand White


  • kelinci

  • Polish


  • kelinci

  • Rex


  • kelinci

  • Satin


  • kelinci

  • Tan


  • kelinci

    Mobil Bugatti Veyron Grand Sport

    Mobil Bugatti Veyron Grand Sport

    Mobil paling mahal di dunia, Bugatti Veyron kini hadir dengan generasi terbaru, Veyron Grand Sport. jangan tanya harganya, di negara asalnya saja super car Bugatti Veyron ini dilepas 19.8 miliar rupiah!

    Bugatti Grand Sport dianggap sebagai mobil cabriolet (beratap terbuka) paling mahal dan paling cepat di dunia.Tak berlebihan, sebab Bugatti Veyron, seperti dikutip dari The Sun, Jumat (4/9/2009), Bugatti ini mampu digeber hingga 400 km/jam.


    Mobil Bugatti Veyron Grand Sport



    Tenaga dahsyat itu bersumber dari mesin berkapasitas 7.993 cc 64 valve quad turbocharged yang mampu memebrikan tenaga sebesar 987 bhp.

    "Sangat sulit menjelaskan bagaimana gemuruh suara mesin tersebut, rasanya seperti berada dalam jet supersonik ketika mengendarainya," tulis situs tersebut.

    Untuk mencapai 0-100 km/jam hanya dibutuhkan waktu 2,7 detik saja. sedangkan di 12 detik kemudian, kecepatan Bugatti ini telah mencapai 320 km/jam.
    Tapi jangan salah kaprah, maksudnya sebagai paling mahal dan paling cepat juga pada kelas tertentu saja. Dalam hal ini kelas mid engine grand touring car (mobil grand touring mesin menengah) dan kelas production car (mobil produksi massal).

    Sejatinya mobil ini di disain dan dibangun oleh fabrikan mobil Jerman terkemuka yang sohor dengan sebutan VW atau Volkswagen (German Volkswagen Group) dan diproduksi oleh Bugatti, Perancis. Jadi, walau dilabeli merk Perancis, sejatinya mobil ini bisa dibilang buatan Jerman.

    Desain Bugatti Veyron dibuat oleh Hartmut Warkuss, eksterior luar oleh Jozef Kaban, dan pengawasan permesinan oleh Wolfgang Schreiber, yang kesemuanya ada di Volkswagen (Walau akhirnya chie engineernya Wolggang Schreiber pindah ke Bugatti).

    Nama mobil ini sendiri diambil dari nama seorang pembalap Perancis, Pierre Veyron yang memenangkan balapan 24 Hours of Le Mans tahun 1939.


    Interior Mobil Bugatti Veyron Grand Sport
    Bagian dalam Mobil Bugatti Veyron Grand Sport


    Profil dan Gambar Pesepakbola "Irfan Haarys Bachdim"

    Irfan Bachdim
    Irfan Haarys Bachdim (lahir di Amsterdam, 11 Agustus 1988; umur 22 tahun) adalah pemain
    sepak bola Indonesia keturunan Belanda. Saat ini (2011) ia memperkuat Persema Malang di Liga Premier Indonesia. Ia juga tergabung dalam timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk Piala AFF 2010. Dalam
    bermain, ia bisa menempati
    berbagai posisi seperti penyerang, gelandang maupun sayap.

    Profil Irfan Bachdim


    Ayah Irfan, Noval Bachdim
    merupakan warga negara
    Indonesia yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an, sebelum tinggal di Belanda selama
    lebih dari 20 tahun. Ibunya
    Hester van Dijic adalah warga
    negara Belanda. Keluarga Bachdim tinggal di kota
    Amsterdam. Kakeknya Ali Bachdim
    adalah purnawirawan TNI Angkatan Laut. Irfan terlahir dari keluarga
    pesepakbola. Ayahnya
    merupakan mantan pesepakbola
    dari klub PS Fajar Lawang
    (anggota kompetisi internal Persekam Malang) pada era 80- an. Kakeknya Ali Bachdim
    merupakan mantan pemain Persema Malang dan PSAD Jakarta.

    Irfan mulai bermain sepak bola di
    akademi sepakbola Ajax Amsterdam. Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon, di mana ia
    menjadi pencetak gol terbanyak
    meskipun ia bermain sebagai
    gelandang. Irfan kemudian
    direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Ia
    kemudian bermain untuk tim
    junior Utrecht, dan sesekali
    menjadi pemain cadangan tim
    senior. Setelah kontraknya tidak
    diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer
    tanpa biaya ke klub HFC Haarlem. Pada bulan Maret 2010, Irfan
    mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun kedua klub tersebut tidak
    memilihnya. Tanggal 9 Agustus
    2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat
    permainan Irfan dan para pemain
    muda berlaga amal untuk tokoh
    sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang. Irfan Bachdim direkrut bersama-
    sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang
    sebelumnya bermain di FC
    Heidelsheim. Ketikak Persema memutuskan
    hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan
    Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas. Namun akhirnya ia memilih
    berkomitmen dengan Persema
    dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun, karena terus-menerus diintimidasi oleh
    PSSI untuk keluar dari Persema,meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar. Akhirnya Menpora menjamin
    haknya untuk tampil di timnas dan ia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012. Tahun 2006, Irfan sempat hampir
    membela tim sepak bola U-23
    Indonesia di Asian Games Qatar. Namun ia harus absen dari
    turnamen tersebut karena
    menderita cedera. Dalam Piala AFF 2010, ia
    tergabung dalam timnas senior Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl. Debut pertama bersama timnas Indonesia ia awali ketika timnas menang 6-0 di laga
    persahabatan melawan Timor Leste, di Palembang pada 21 November 2010. Penampilan
    pertamanya bersama timnas
    dalam turnamen resmi terjadi
    pada 1 Desember 2010, saat Indonesia mengalahkan Malaysia
    5-1 di Gelora Bung Karno pada ajang AFF 2010. Irfan sendiri mencetak 1 gol dalam pertandingan tersebut.
    Irfan Bachdim
    Irfan Bachdim

    Informasi dan Klasifikasi Ilmiah Buah Kiwi

    buah kiwi
    Kiwi adalah sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur Actinidia deliciosa dan hibrida antara ini dan spesies pada genus Actinidia.
    Actinidia asli berasal dari Shaanxi, Cina.

    buah kiwi

    pohon buah kiwi
    Buah kiwi yang normal berbentuk
    oval, kira-kira sebesar telur
    ayam (5–8 cm / 2–3 in dan diameter 4.5–5.5 cm / 1¾–2 ). Buah ini kaya serat, kulit
    berwarna hijau-kecokelatan dan
    daging buah berwarna hijau
    terang atau keemasan dengan
    biji kecil, hitam, dan bisa dimakan.
    Tekstur buah ini sangat halus dan rasanya yang unik, saat ini
    buah kiwi sudah ditanam di
    berbagai negara. Buah ini awalnya bernama Gosberi Cina, buah ini dinamai kembali dengan alasan ekspor marketing di tahun 1950-an, menjadi melonette, kemudian kiwi. Nama buah ini berasal dari kiwi — burung yang tak bisa terbang dari Selandia Baru.
    buah kiwi

    Klasifikasi ilmiah
    Kerajaan: Plantae
    Divisi: Magnoliophyta
    Kelas: Magnoliopsida
    Ordo: Ericales
    Famili: Actinidiaceae
    Genus: Actinidia
    Spesies: A. deliciosa
    pohon buah kiwi

    Gambar dan Informasi Lengkap Mengenai Cengkih atau Cengkeh

    cengkih


    Klasifikasi ilmiah
    Kerajaan: Plantae
    Filum:
    Angiosperms (tidak termasuk)
    Eudicots (tidak termasuk) Rosids
    Ordo: Myrtales
    Famili: Myrtaceae
    Genus: Syzygium
    Spesies:S. aromaticum

    Cengkih (Syzygium aromaticum, syn. Eugenia aromaticum), dalam bahasa Inggris disebut cloves, adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkih adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu
    masakan pedas di negara-negara Eropa, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia.
    cengkih

    Cengkih ditanam terutama di
    Indonesia (Kepulauan Banda) dan Madagaskar; selain itu juga dibudidayakan di Zanzibar, India, dan Sri Lanka. Tumbuhan ini adalah flora identitas Provinsi Maluku Utara.

    Pohon cengkih merupakan
    tanaman tahunan yang dapat
    tumbuh dengan tinggi 10-20 m,
    mempunyai daun berbentuk lonjong yang berbunga pada
    pucuk-pucuknya. Tangkai buah
    pada awalnya berwarna hijau,
    dan berwarna merah jika bunga
    sudah mekar. Cengkih akan
    dipanen jika sudah mencapai panjang 1,5-2 cm.

    Cengkih dapat digunakan sebagai
    bumbu, baik dalam bentuknya
    yang utuh atau sebagai bubuk.
    Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia. Terutama di Indonesia, cengkih digunakan sebagai bahan
    rokok kretek. Cengkih juga digunakan sebagai bahan dupa di Republik Rakyat Cina dan Jepang. Minyak cengkih digunakan di aromaterapi dan juga untuk mengobati sakit gigi. Daun
    cengkih kering yang ditumbuk
    halus dapat digunakan sebagai
    pestisida nabati dan efektif
    untuk mengendalikan penyakit
    busuk batang Fusarium dengan memberikan 50-100 gram daun cengkih kering per tanaman.
    cengkih
    Sejarah Cengkih
    Pada abad yang keempat,
    pemimpin Dinasti Han dari Tiongkok memerintahkan setiap
    orang yang mendekatinya untuk
    sebelumnya menguyah cengkih,
    agar harumlah napasnya.
    Cengkih, pala dan merica sangatlah mahal di zaman Romawi. Cengkih menjadi bahan tukar menukar oleh bangsa Arab di abad pertengahan. Pada akhir abad ke-15, orang Portugis mengambil alih jalan tukar
    menukar di Laut India. Bersama
    itu diambil alih juga perdagangan
    cengkih dengan perjanjian Tordesillas dengan Spanyol, selain itu juga dengan perjanjian
    dengan sultanTernate. Orang Portugis membawa banyak cengkih yang mereka peroleh
    dari kepulauan Maluku ke Eropa. Pada saat itu harga 1 kg cengkih
    sama dengan harga 7 gram emas. Perdagangan cengkih akhirnya
    didominasi oleh orang Belanda pada abad ke-17. Dengan susah
    payah orang Prancis berhasil
    membudayakan pohon Cengkih di Mauritius pada tahun 1770. Akhirnya cengkih dibudayakan di Guyana, Brasilia dan Zanzibar. Pada abad ke-17 dan ke-18 di Inggris harga cengkih sama dengan harga emas karena tingginya biaya impor. Sebab
    cengkih disana dijadikan salah
    satu bahan makanan yang
    sangat berkhasiat bagi warga
    dan sekitarnya yang
    mengkonsumsi tanaman cengkih tersebut. Sampai sekarang
    cengkih menjadi salah satu bahan
    yang diekspor ke luar negeri. Pohon cengkih yang dianggap
    tertua yang masih hidup
    terdapat di Kelurahan Tongole,
    Kecamatan Ternate Tengah,
    sekitar 6 km dari pusat kota
    Ternate. Poho yang disebut sebagai Cengkih Afo ini berumur
    416 tahun, tinggi 36,60 m,
    berdiameter 198 m, dan keliling
    batang 4,26 m. Setiap tahunnya
    ia mampu menghasilkan sekitar 400 kg bunga cengkih.
    Minyak esensial dari cengkih mempunyai fungsi anestetik dan antimikrobial. Minyak cengkih
    sering digunakan untuk
    menghilangkan bau nafas dan
    untuk menghilangkan sakit gigi. Zat yang terkandung dalam
    cengkih yang bernama eugenol, digunakan dokter gigi untuk menenangkan saraf gigi. Minyak cengkih juga digunakan dalam
    campuran tradisional chōjiyu (1% minyak cengkih dalam minyak
    mineral; "chōji" berarti cengkih; "yu" berarti minyak) dan
    digunakan oleh orang Jepang untuk merawat permukaan
    pedang mereka.
    bunga cengkih

    Tembakau

    tembakau

    Tembakau adalah produk pertanian yang diproses dari daun tanaman dari genus Nicotiana. Tembakau dapat dikonsumsi, digunakan sebagai pestisida, dan dalam bentuk nikotin tartrat dapat digunakan sebagai obat.
    tembakau


    Jika dikonsumsi, pada umumnya tembakau dibuat
    menjadi rokok, tembakau kunyah, dan sebagainya. Tembakau telah lama digunakan
    sebagai entheogen di Amerika.
    Kedatangan bangsa Eropa ke
    Amerika Utara memopulerkan
    perdagangan tembakau
    terutama sebagai obat penenang. Kepopuleran ini
    menyebabkan pertumbuhan
    ekonomi Amerika Serikat bagian selatan. Setelah Perang Saudara Amerika Serikat, perubahan dalam permintaan dan tenaga
    kerja menyebabkan
    perkembangan industri rokok.
    Produk baru ini dengan cepat
    berkembang menjadi
    perusahaan-perusahaan tembakau hingga terjadi
    kontroversi ilmiah pada
    pertengahan abad ke-20. Dalam Bahasa Indonesia
    tembakau merupakan serapan
    dari bahasa asing. Bahasa
    Spanyol "tabaco" dianggap
    sebagai asal kata dalam bahasa
    Arawakan, khususnya, dalam bahasa Taino di Karibia, disebutkan mengacu pada
    gulungan daun-daun pada
    tumbuhan ini (menurut Bartolome
    de Las Casas, 1552) atau bisa
    juga dari kata "tabago", sejenis
    pipa berbentuk y untuk menghirup asap tembakau
    (menurut Oviedo, daun-daun
    tembakau dirujuk sebagai Cohiba, tetapi Sp. tabaco (juga It.tobacco) umumnya digunakan
    untuk mendefinisikan tumbuhan obat-obatan sejak 1410, yang berasal dari Bahasa Arab "tabbaq", yang dikabarkan ada
    sejak abad ke-9, sebagai nama dari berbagai jenis tumbuhan. Kata tobacco (bahasa Inggris) bisa jadi berasal dari Eropa, dan pada akhirnya diterapkan untuk tumbuhan sejenis yang berasal dari Amerika.
    tembakau
    Di Indonesia, tembakau yang baik
    (komersial) hanya dihasilkan di
    daerah-daerah tertentu. Kualitas
    tembakau sangat ditentukan
    oleh lokasi penanaman dan
    pengolahan pascapanen. Akibatnya, hanya beberapa
    tempat yang memiliki kesesuaian
    dengan kualitas tembakau
    terbaik, tergantung produk
    sasarannya.

    Berikut adalah jenis-jenis
    tembakau yang dinamakan
    menurut tempat penghasilnya.
    1. Tembakau Deli, penghasil
    tembakau untuk cerutu

    2. Tembakau Temanggung,
    penghasil tembakau srintil
    untuk sigaret

    3. Tembakau Vorstenlanden
    (Yogya-Klaten-Solo), penghasil
    tembakau untuk cerutu dan
    tembakau sigaret (tembakau
    Virginia)

    4. Tembakau Besuki, penghasil
    tembakau rajangan untuk sigaret

    5. Tembakau Madura, penghasil
    tembakau untuk sigaret

    6. Tembakau Lombok Timur,
    penghasil tembakau untuk
    sigaret (tembakau Virginia)

    7. Tembakau Kaponan (Ponorogo), penghasil tembakau untuk tingwe (tembakau jenis sompo rejep)

    Cara Budidaya Ikan Mas (Bagian 3)

    Ikan Mas


    TENTANG BUDIDAYA PERIKANAN

    (Sambungan Cara Budidaya Ikan Mas Bagian 2)
    ....melakukan pemijahan. Sistim ini memerlukan biaya yang tinggi, sarana
    yang lengkap dan perawatan yang intensif.

    3) Pembenihan/Pemijahan

    Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemijahan ikan mas:

    a. Dasar kolam tidak berlumpur, tidak bercadas.

    b. Air tidak terlalu keruh; kadar oksigen dalam air cukup; debit air cukup; dan
    suhu berkisar 25 derajat C.

    c. Diperlukan bahan penempel telur seperti ijuk atau tanaman air.

    d. Jumlah induk yang disebar tergantung dari luas kolam, sebagai patokan
    seekor induk berat 1 kg memerlukan kolam seluas 5 meter persegi.

    e. Pemberian makanan dengan kandungan protein 25%. Untuk pellet
    diberikan secara teratur 2 kali sehari (pagi dan sore hari) dengan takaran
    2-4% dari jumlah berat induk ikan.


    Ikan Mas
    4) Pemeliharaan Bibit/Pendederan
    Pendederan atau pemeliharaan anak ikan mas dilakukan setelah telur-telur
    hasil pemijahan menetas. Kegiatan ini dilakukan pada kolam pendederan
    (luas 200-500 meter persegi) yang sudah siap menerima anak ikan dimana
    kolam tersebut dikeringkan terlebih dahulu serta dibersihkan dari ikan-ikan
    liar. Kolam diberi kapur dan dipupuk sesuai ketentuan. Begitu pula dengan
    pemberian pakan untuk bibit diseuaikan dengan ketentuan.
    Pendederan ikan mas dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu:

    a. Tahap I: umur benih yang disebar sekitar 5-7 hari(ukuran1-1,5 cm); jumlah
    benih yang disebar=100-200 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1
    bulan; ukuran benih menjadi 2-3 cm.

    b. Tahap II: umur benih setelah tahap I selesai; jumlah benih yang
    disebar=50-75 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran
    benih menjadi 3-5 cm.

    c. Tahap III: umur benih setelah tahap II selesai; jumlah benih yang
    disebar=25-50 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran
    benih menjadi 5-8 cm; perlu penambahan makanan berupa dedak halus
    3-5% dari jumlah bobot benih.

    d. Tahap IV: umur benih setelah tahap III selesai; jumlah benih yang
    disebar=3-5 ekor/meter persegi; lama pemeliharaan 1 bulan; ukuran benih
    menjadi 8-12 cm; perlu penambahan makanan berupa dedak halus 3-5%
    dari jumlah bobot benih.

    5) Perlakuan dan Perawatan Bibit

    Apabila benih belum mencapai ukuran 100 gram, maka benih diberi pakan pelet 2 mm sebanyak 3 kali bobot total benih yang diberikan 4 kali sehari
    selama 3 minggu.

    Pemeliharaan Pembesaran

    Pemeliharaan pembesaran dapat dilakukan secara polikultur maupun
    monokultur.

    a) Polikultur
    1. ikan mas 50%, ikan tawes 20%, dan mujair 30%, atau
    2. ikan mas 50%, ikan gurame 20% dan ikan mujair 30%.

    b) Monokultur
    Pemeliharaan sistem ini merupakan pemeliharaan terbaik dibandingkan
    dengan polikultur dan pada sistem ini dilakukan pemisahan antara induk
    jantan dan betina.

    1) Pemupukan
    Pemupukan dengan kotoran kandang (ayam) sebanyak 250-500 gram/m2,
    TSP 10 gram/m2, Urea 10 gram/m2, kapur 25-100 gram/m2. Setelah itu kolam
    diisi air 39-40 cm. Biarkan 5-7 hari. Dua hari setelah pengisian air, kolam
    disemprot dengan insektisida organophosphat seperti Sumithion 60 EC,
    Basudin 60 EC dengan dosis 2-4 ppm. Tujuannya untuk memberantas
    serangga dan udang-udangan yang memangsa rotifera. Setelah 7 hari
    kemudian, air ditinggikan sekitar 60 cm. Padat penebaran ikan tergantung
    pemeliharaannya. Jika hanya mengandalkan pakan alami dan dedak, maka
    padat penebaran adalah 100-200 ekor/m2, sedangkan bila diberi pakan
    pellet, maka penebaran adalah 300-400 ekor/m2 (benih lepas hapa).
    Penebaran dilakukan pada pagi/sore hari saat suhu rendah.

    2) Pemberian Pakan
    Dalam pembenihan secara intensif biasanya diutamakan pemberian pakan
    buatan. Pakan yang berkualitas baik mengandung zat-zat makanan yang
    cukup, yaitu protein yang mengandung asam amino esensial, karbohidrat,
    lemak, vitamin dan mineral. Perawatan larva dalam hapa sekitar 4-5 hari.
    Setelah larva tidak menempel pada kakaban (3-4 hari kemudian) kakaban
    diangkat dan dibersihkan. Pemberian pakan untuk larva, 1 butir kuning telur
    rebus untuk 100.000 ekor/hari. Caranya kuning telur dibuat suspensi (1/4 liter
    air untuk 1 butir), kuning telur diremas dalam kain kemudian diberikan pada
    benih, perawatan 5-7 hari.

    3) Pemeliharaan Kolam/Tambak
    Dalam hal pemeliharaan ikan mas yang tidak boleh terabaikan adalah
    menjaga kondisi perairan agar kualitas air cukup stabil dan bersih serta tidak
    tercemari/teracuni oleh zat beracun.